Kursus perpajakan Online – Sertifikat brevet pajak merupakan salah satu bukti kompetensi yang sering dimiliki oleh mahasiswa, karyawan, maupun profesional yang ingin mendalami dunia perpajakan. Tidak sedikit orang yang bertanya: Apakah sertifikat brevet memiliki masa berlaku? Haruskah diperpanjang? Dan apakah sertifikat ini tetap relevan seiring perubahan peraturan pajak?
Untuk menjawab semua pertanyaan tersebut, artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai masa berlaku sertifikat brevet, fungsinya, serta hal apa saja yang perlu diperhatikan pemilik sertifikat agar tetap kompeten di bidang perpajakan.
Apa Itu Sertifikat Brevet Pajak?
Brevet pajak adalah program pelatihan perpajakan yang dirancang untuk memberikan pemahaman teori dan praktik, mulai dari dasar hingga tingkat lanjutan. Peserta yang menyelesaikan program ini akan mendapatkan sertifikat sebagai bukti telah mengikuti pelatihan.
Program brevet biasanya terbagi menjadi tiga level:
-
Brevet A: Pajak dasar dan administrasi perpajakan
-
Brevet B: Pajak tingkat menengah dan lanjutan
-
Brevet C: Pajak lanjutan khusus (lebih jarang diselenggarakan)
Sertifikat brevet menjadi nilai tambah bagi seseorang yang ingin bekerja di bidang perpajakan, finance, audit, hingga konsultan pajak.
Apakah Sertifikat Brevet Memiliki Masa Berlaku?
Secara umum, sertifikat brevet pajak tidak memiliki masa kedaluwarsa. Artinya, setelah seseorang mendapatkan sertifikat tersebut, sertifikat itu tetap berlaku seumur hidup.
Namun, ada beberapa catatan penting:
-
Sertifikat tidak kedaluwarsa, tetapi ilmunya bisa kedaluwarsa.
Peraturan pajak di Indonesia sering berubah. Maka, meskipun sertifikat masih berlaku, pemahaman peserta bisa menjadi tidak relevan jika tidak pernah memperbarui pengetahuan. -
Instansi perekrutan lebih memperhatikan kemampuan aktual daripada hanya sertifikat.
Banyak perusahaan atau kantor konsultan pajak akan menilai apakah Anda mengikuti update perpajakan terbaru, bukan hanya apakah Anda memiliki sertifikat. -
Sertifikat brevet bukan lisensi resmi dari pemerintah.
Sertifikat ini dikeluarkan oleh lembaga pelatihan, sehingga sifatnya adalah bukti pelatihan, bukan izin praktek seperti Konsultan Pajak Berizin.
Dengan kata lain, sertifikatnya berlaku seterusnya, tetapi kompetensinya harus terus diperbarui agar tetap relevan.
Mengapa Sertifikat Tidak Memiliki Masa Berlaku?
Ada beberapa alasan mengapa sertifikat brevet tidak diatur masa berlakunya:
1. Pelatihan Brevet Bukan Standar Pemerintah
Brevet adalah program non-formal yang dikelola lembaga pelatihan. Tidak ada regulasi pemerintah yang mengatur masa berlaku sertifikat tersebut.
2. Sertifikat Berfungsi Sebagai Bukti Pelatihan
Fungsi utamanya adalah menunjukkan bahwa pemiliknya pernah mengikuti dan menyelesaikan pelatihan pajak.
3. Penilaian Kompetensi Bergantung pada Individu
Kredibilitas pemilik sertifikat lebih dinilai dari kemampuan dalam menguasai peraturan pajak terkini, bukan umur sertifikatnya.
Baca Juga : Mengenal Apa Itu NPWP dan Mengapa Penting untuk Wajib Pajak
Apakah Sertifikat Brevet Perlu Diperbarui?
Meskipun sertifikat tidak perlu diperpanjang, pembaruan pengetahuan sangat disarankan.
Kapan Sebaiknya Memperbarui Ilmu Brevet?
-
Saat ada perubahan besar dalam undang-undang atau regulasi perpajakan
-
Ketika Anda ingin melamar posisi yang membutuhkan update regulasi
-
Jika Anda sudah lama tidak berkecimpung dalam dunia perpajakan
-
Ketika perusahaan mensyaratkan pelatihan terbaru
Pembaruan ilmu dapat dilakukan melalui:
-
Pelatihan brevet lanjutan
-
Pelatihan update regulasi pajak
-
Webinar pajak
-
Kursus pajak online
Manfaat Sertifikat Brevet Meskipun Tidak Kedaluwarsa
Sertifikat brevet tetap memiliki banyak manfaat dalam dunia kerja, seperti:
1. Meningkatkan Kredibilitas Profesional
Perusahaan lebih percaya pada kandidat yang memiliki pelatihan khusus di bidang perpajakan.
2. Menjadi Nilai Tambah Saat Melamar Kerja
Posisi seperti staf pajak, accounting, atau auditor sering mensyaratkan atau memprioritaskan kandidat yang memiliki brevet.
3. Membantu dalam Mengelola Pajak Pribadi / Usaha
Pemahaman pajak membantu individu maupun pelaku UMKM mengelola kewajiban perpajakan secara mandiri.
4. Dasar untuk Menjadi Konsultan Pajak
Brevet menjadi pondasi sebelum seseorang mendaftar izin konsultan pajak resmi.
Bagaimana Cara Menjaga Agar Sertifikat Tetap Relevan?
Berikut beberapa langkah untuk menjaga kompetensi Anda:
-
Ikuti update peraturan pajak setiap tahun.
-
Ikut pelatihan tambahan seperti workshop atau seminar perpajakan.
-
Perbanyak studi kasus agar pemahaman tetap tajam.
-
Gunakan aplikasi atau portal pajak resmi untuk latihan pelaporan.
-
Belajar dari sumber terpercaya dan lembaga pelatihan bonafide.
Dengan melakukan langkah-langkah di atas, sertifikat yang Anda miliki tetap memiliki nilai kuat di mata perusahaan.
Kesimpulan
Sertifikat brevet pajak tidak memiliki masa berlaku atau kedaluwarsa. Sertifikat ini berlaku seumur hidup karena fungsinya adalah bukti bahwa seseorang pernah mengikuti pelatihan perpajakan. Namun, meskipun sertifikatnya berlaku selamanya, pengetahuan perpajakan perlu terus diperbarui untuk mengikuti perkembangan regulasi yang selalu berubah.
Oleh karena itu, pemilik sertifikat brevet dianjurkan untuk terus meng-upgrade ilmu agar kompetensi tetap relevan, terutama bagi mereka yang bekerja di bidang perpajakan, akuntansi, atau keuangan.