Di era digital saat ini, pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) sudah semakin mudah berkat kehadiran dua fasilitas unggulan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP), yaitu e-Filing dan e-Form. Keduanya memungkinkan Wajib Pajak untuk melaporkan pajaknya secara online tanpa perlu datang ke kantor pajak. Namun, banyak yang masih bingung: mana yang lebih mudah, e-Filing atau e-Form?
Mari kita ulas perbedaan, kelebihan, dan kekurangan masing-masing metode, agar Anda bisa memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan Anda.
Apa Itu e-Filing?
e-Filing adalah cara penyampaian SPT secara online langsung melalui sistem DJP Online. Proses ini dilakukan sepenuhnya secara daring (online) tanpa perlu mengunduh atau menginstal aplikasi tambahan. Semua pengisian dilakukan langsung di website DJP.
Kelebihan e-Filing:
-
Cepat dan real-time, cukup koneksi internet dan browser.
-
Bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja.
-
Tidak perlu install aplikasi tambahan.
-
Bukti penerimaan elektronik langsung tersedia setelah submit.
Kekurangan e-Filing:
-
Bergantung penuh pada kestabilan koneksi internet.
-
Kurang fleksibel jika ingin mengisi SPT secara bertahap.
-
Pengisian online bisa lambat saat server sibuk (misalnya mendekati batas akhir pelaporan).
Apa Itu e-Form?
e-Form adalah metode pelaporan SPT dengan cara mengunduh formulir PDF interaktif dari DJP Online, lalu mengisinya secara offline menggunakan aplikasi pembaca PDF seperti Adobe Acrobat Reader, dan baru kemudian mengunggah kembali file-nya ke sistem DJP.
Kelebihan e-Form:
-
Bisa diisi secara offline, tanpa butuh koneksi internet saat pengisian.
-
Lebih stabil untuk pelaporan yang membutuhkan waktu lama.
-
Cocok bagi Wajib Pajak yang ingin menyicil pengisian data.
Kekurangan e-Form:
-
Harus mengunduh dan mengunggah file secara manual.
-
Membutuhkan perangkat dan aplikasi pendukung khusus (PDF reader).
-
Tidak sepraktis e-Filing untuk pemula.
Baca juga : Cara Mudah Hitung Pajak UMKM Tanpa Bingung
Perbandingan Lengkap: e-Filing vs e-Form
| Aspek | e-Filing | e-Form |
|---|---|---|
| Koneksi Internet | Harus online penuh | Offline saat pengisian |
| Kecepatan Proses | Cepat jika server stabil | Sedikit lebih lama (unduh & unggah) |
| Kemudahan Akses | Tinggi (cukup login DJP Online) | Butuh instalasi pembaca PDF |
| Untuk Pemula | Sangat cocok | Cenderung membingungkan |
| Bukti Lapor | Diterima langsung setelah submit | Setelah unggah e-Form |
| Fitur Pengisian Bertahap | Kurang fleksibel | Bisa isi secara bertahap |
Kapan Sebaiknya Gunakan e-Filing?
Gunakan e-Filing jika:
-
Anda hanya memiliki penghasilan dari satu sumber, seperti karyawan.
-
Tidak ada penghasilan luar negeri, warisan, atau pembukuan kompleks.
-
Anda ingin proses cepat, langsung, dan minim teknis.
-
Ingin melapor lewat smartphone dengan cepat.
Contoh kasus:
Budi adalah karyawan swasta dengan penghasilan rutin dan tidak punya usaha. Ia cukup login ke DJP Online, isi formulir 1770 S, dan submit via e-Filing dalam waktu kurang dari 15 menit.
Kapan Sebaiknya Gunakan e-Form?
Gunakan e-Form jika:
-
Anda memiliki banyak data dan butuh waktu untuk mengisinya.
-
Anda mengalami koneksi internet tidak stabil.
-
Ada banyak lampiran dan penghitungan yang kompleks.
-
Anda seorang pengusaha atau profesional yang butuh fleksibilitas waktu.
Contoh kasus:
Ibu Sari adalah pemilik usaha kecil yang harus melampirkan banyak dokumen pembukuan. Ia lebih nyaman mengisi SPT secara offline dan mengunggahnya saat semua data sudah lengkap.
Bagaimana Cara Mengakses e-Filing dan e-Form?
-
Login ke https://djponline.pajak.go.id
-
Gunakan NPWP dan password Anda.
-
Pilih menu Lapor > e-Filing atau e-Form sesuai pilihan.
-
Ikuti petunjuk pengisian atau unduh formulir jika menggunakan e-Form.
-
Pastikan data lengkap dan benar, lalu submit atau unggah formulir.
Mana yang Lebih Mudah Digunakan?
Secara umum, e-Filing lebih mudah dan cocok untuk sebagian besar Wajib Pajak pribadi, terutama karyawan dan freelancer tanpa pembukuan rumit. Sementara itu, e-Form lebih fleksibel untuk yang butuh waktu dalam pengisian atau memiliki data perpajakan yang kompleks.
Kesimpulannya: Jika Anda ingin cara cepat dan praktis, pilih e-Filing. Tapi jika Anda ingin isi secara bertahap dengan kontrol lebih penuh, e-Form adalah jawabannya.