
program edukasi pajak 2025 menunjukkan perkembangan baru dalam membangun kesadaran pajak sejak dini di Indonesia. Pada Agustus 2025, program Pajak Bertutur 2025 digelar serentak di seluruh Indonesia.
Acara ini menyasar semua jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga perguruan tinggi. Mengusung tema “Generasi Muda Sadar Pajak untuk Indonesia Maju”, program ini berlangsung di berbagai daerah.
Kegiatan Interaktif Pajak Bertutur
Di Riau, siswa SMA Dharma Yudha mengikuti permainan edukatif, kuis, dan menerima souvenir menarik. Sementara itu, di wilayah Jawa Tengah II, lebih dari 1.100 pelajar dari 19 satuan pendidikan berpartisipasi aktif dalam kegiatan literasi pajak ini.
Kegiatan ini merupakan bagian penting dari program edukasi pajak 2025, yang fokus membentuk pemahaman pajak sejak usia sekolah.
Tax Edu Bootcamp dan Peran Guru
Selain siswa, guru juga menjadi bagian dari target edukasi. Melalui Tax Edu Bootcamp 2025, DJP meningkatkan kapasitas guru dalam mengintegrasikan materi perpajakan ke dalam pelajaran di kelas.
Dengan pelatihan ini, diharapkan literasi pajak dapat berkembang tidak hanya dari sisi formal, tetapi juga kontekstual di dalam sekolah.
Digitalisasi Pajak Lewat Coretax
Program edukasi pajak juga meluas ke ranah digital. Konten kreatif seperti siniar Close the Door yang menghadirkan Dirjen Pajak dan Menteri Keuangan Sri Mulyani menjadi strategi untuk menjangkau generasi milenial dan Gen Z.
Tak hanya itu, sistem pelaporan pajak Coretax resmi diperkenalkan pada awal 2025. IKPI turut berperan aktif dalam menyosialisasikan Coretax melalui pelatihan kepada wajib pajak di berbagai daerah.
Kesimpulan
Program edukasi pajak 2025 membuktikan bahwa pendekatan modern, interaktif, dan digital mampu meningkatkan kesadaran pajak masyarakat. Dengan dukungan DJP, IKPI, dan dunia pendidikan, generasi muda Indonesia dibentuk menjadi generasi yang paham pajak, adaptif terhadap teknologi, dan berkontribusi nyata untuk negeri.